Indonesian Version
English Version
   
  • PROFIL
  • Tentang IDRAP
  • Layanan Kami
  • Wilayah Kerja
  • Mitra Kami
  • Testimoni
  • Kontak Kami
  • PROGRAM
  • Peningkatan Kapasitas
  • Peningkatan Pendapatan
  • Perbaikan Kesehatan
  • Pelestarian Lingkungan
  • DUKUNGAN
  • Donor
  • Donasi
  • Volunter
  • PAPAN INFO
  • Berita
  • Artikel
  • Pelatihan
  • Agenda
  • Galeri
  • Download
  • Publikasi
  • Lowongan
  • Link
  •  
     
         
     


    Laporan Terkini:

    Buton Utara Dalam Pandangan Evaluator - Lukas Bayu Setyatmoko dari Perspektif Institute melakukan evaluasi independen (strategic review) terhadap proyek IDRAP berjudul "Kampanye Penyadaran T...

    BENGO Kunjungi Proyek IDRAP - Tahun 2009 IDRAP mendapat kehormatan untuk dikunjungi oleh BENGO (Beratungsstelle fur private Trager in der Entwicklungszusammenarbeit), suatu badan y...
     
     
    IDRAP on FB

     

     

    Donasi

    Tidak ada donasi yang terlampau besar
    karena semua donasi, sekecil apapun,
    sangatlah penting!



    Donasi dari individu-individu merupakan sumber pendanaan penting untuk IDRAP. Donasi Anda akan membuat perbedaan nyata dalam peningkatan taraf hidup masyarakat miskin di Sulawesi Tenggara. Ada banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan agar mampu keluar dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan.

    IDRAP berusaha untuk mengelola secara efektif dan efisien setiap donasi yang diterima. Overhead kami yang rendah serta pola bekerja yang sangat terpantau memastikan efektifitas pengunaan donasi Anda.

    Untuk memberikan donasi dan dukungan kepada IDRAP, silahkan ditujukan kepada rekening bank berikut ini:

    Nama rekening:IDRAP
    Nomor rekening:1620011113333
    Kode SWIFT:BMRIIDJA
    Nama & alamat bank:Bank Mandiri (branch: Kendari)
    Jl. Drs. Abdullah Silondae No. 45 Mandonga, Kendari


    Yang kami lakukan dengan donasi Anda:
    • Lebih dari 80% dari pemasukan IDRAP langsung dipergunakan untuk membiayai program, untuk keberdayaan lebih dari 5.000orang dampingan di seluruh Propinsi Sulawesi Tenggara.
    • Hanya 20%pemasukan IDRAP yang dipergunakan untuk membiayai personil dan administrasi yang juga sangat penting untuk menjalankan program-program vital tersebut karena tanpa itu semua kegiatan program di lapangan tidak bisa dijalankan. Biaya-biaya tersebut seperti gaji staf, pos, telepon, listrik dan sewa.

    Yang tidak dilakukan:
    • IDRAP tidak yakin akan perlunya mendirikan kantor-kantor IDRAP di seluruh kabupaten di provinsi yang pada akhirnya akan membentuk sebuah birokrasi mahal.
    • IDRAP tidak melakukan duplikasi kegiatan jika ada organisasi lain telah melakukannya dengan baik.
    • IDRAP tidak melihat dirinya dalam konteks persaingan dengan organisasi pembangunan lainnya, karena pada dasarnya semua memiliki tujuan sama - untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat asli dan pedesaan.